Saturday, 18 May 2013

MEMBUAT FERMENTASI URINE KELINCI



Bahan
1. Urine sebanyak 10 liter
2. Starter bakteri EM4 sebanyak 0,5 % / liter (5 ml / liter urine). Jadi untuk 10 liter urine, anda harus menyediakan sebanyak 10 x 5 ml larutan EM4 = 50 ml EM4
3. Larutan gula pekat sebanyak 1% / liter urin (10 ml / liter urine). Jadi untuk bahan urine sebanyak 10 liter anda harus menyediakan 10 x 10 ml = 100 ml larutan gula pekat

 Peralatan
1. Ember plastik bertutup atau bisa dengan jerigen plastik
2. Gelas ukur
3. Alat pengaduk

Cara Pembuatan
1. Masukkan 1 sendok makan gula pasir ke dalam gelas berisi sedikit air dan diaduk. Jika gula   masih terlarut kita tambahkan lagi sambil terus diaduk, hingga diperoleh larutan air gula yang pekat.
2. Urine kelinci ditempatkan dalam ember plastik atau jirigen (Jerry Can)
3. Masukkan starter bakteri EM4 sebanyak 50 ml ke dalam urine dan aduk rata
4. Tambahkan larutan gula pekat sebanyak 100 ml sambil diaduk
5. Ember atau jirigen ditutup rapat dan dibiarkan selama 3 minggu agar terjadi proses fermentasi     dan degredasi urine akan hilang
6. Setiap 1 minggu sekali urine diaduk
7. Setelah 3 minggu pupuk urine cair yang kaya akan N, P, K ini siap untuk digunakan (ditandai dengan tidak adanya bau)

Cara Penggunaan
Pupuk urine diencerkan dengan menambahkan air, perbandingan 1 bagian pupuk urine : 1 bagian air, kemudian semprotkan pada daun tanaman. Untuk tanaman hias pengenceran dilakukan dengan perbandingan 1 bagian pupuk urine : 10 bagian air.

Pasca Buat Urine Kelinci
Setelah berhasil lakukan uji coba beberapa kali terhadap berbagai tanaman (dengan berbagai dosis pemberian), sehingga kita tahu persis beberapa dosis yang dibutuhkan untuk masing-masing jenis tanaman, jangan lupa mencatat data pertumbuhannya agar kita bisa membandingkan hasilnya. Untuk uji coba ini bisa diskusi atau minta tolong pada mahasiswa pertanian atau siswa SMT Pertanian. Bila data telah lengkap mulai mendesain kemasan, kalau bisa cantumkan komposisi hasil uji coba laboratorium (bisa dilakukan di Fakultas Pertanian atau Balai Pengkajian Teknologi Pertanian).
Setelah itu meski sederhana buatlah brosur dan kartu nama, promosikan door to door atau numpang titip di stand pameran. Catatlah setiap pengalaman tentang keberhasilan konsumen anda untuk dibuat menjadi “kesaksian konsumen” kalau bisa lengkap dengan foto dan persetujuan bersangkutan.

sumber : sonitarosningsih.wordpress.com

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More