Bahan
1. Urine sebanyak 10 liter
2. Starter bakteri EM4 sebanyak 0,5 % / liter (5 ml / liter urine). Jadi untuk 10 liter urine, anda harus menyediakan sebanyak 10 x 5 ml larutan EM4 = 50 ml EM4
3. Larutan gula pekat sebanyak 1% / liter urin (10 ml / liter urine). Jadi untuk bahan urine sebanyak 10 liter anda harus menyediakan 10 x 10 ml = 100 ml larutan gula pekat
1. Urine sebanyak 10 liter
2. Starter bakteri EM4 sebanyak 0,5 % / liter (5 ml / liter urine). Jadi untuk 10 liter urine, anda harus menyediakan sebanyak 10 x 5 ml larutan EM4 = 50 ml EM4
3. Larutan gula pekat sebanyak 1% / liter urin (10 ml / liter urine). Jadi untuk bahan urine sebanyak 10 liter anda harus menyediakan 10 x 10 ml = 100 ml larutan gula pekat
Peralatan
1. Ember plastik bertutup atau bisa dengan jerigen plastik
2. Gelas ukur
3. Alat pengaduk
1. Ember plastik bertutup atau bisa dengan jerigen plastik
2. Gelas ukur
3. Alat pengaduk
Cara Pembuatan
1. Masukkan 1 sendok makan gula pasir ke dalam gelas berisi sedikit air dan diaduk. Jika gula masih terlarut kita tambahkan lagi sambil terus diaduk, hingga diperoleh larutan air gula yang pekat.
2. Urine kelinci ditempatkan dalam ember plastik atau jirigen (Jerry Can)
3. Masukkan starter bakteri EM4 sebanyak 50 ml ke dalam urine dan aduk rata
4. Tambahkan larutan gula pekat sebanyak 100 ml sambil diaduk
5. Ember atau jirigen ditutup rapat dan dibiarkan selama 3 minggu agar terjadi proses fermentasi dan degredasi urine akan hilang
6. Setiap 1 minggu sekali urine diaduk
7. Setelah 3 minggu pupuk urine cair yang kaya akan N, P, K ini siap untuk digunakan (ditandai dengan tidak adanya bau)
1. Masukkan 1 sendok makan gula pasir ke dalam gelas berisi sedikit air dan diaduk. Jika gula masih terlarut kita tambahkan lagi sambil terus diaduk, hingga diperoleh larutan air gula yang pekat.
2. Urine kelinci ditempatkan dalam ember plastik atau jirigen (Jerry Can)
3. Masukkan starter bakteri EM4 sebanyak 50 ml ke dalam urine dan aduk rata
4. Tambahkan larutan gula pekat sebanyak 100 ml sambil diaduk
5. Ember atau jirigen ditutup rapat dan dibiarkan selama 3 minggu agar terjadi proses fermentasi dan degredasi urine akan hilang
6. Setiap 1 minggu sekali urine diaduk
7. Setelah 3 minggu pupuk urine cair yang kaya akan N, P, K ini siap untuk digunakan (ditandai dengan tidak adanya bau)
Cara Penggunaan
Pupuk urine diencerkan dengan
menambahkan air, perbandingan 1 bagian pupuk urine : 1 bagian air, kemudian
semprotkan pada daun tanaman. Untuk tanaman hias pengenceran dilakukan dengan
perbandingan 1 bagian pupuk urine : 10 bagian air.
Pasca Buat Urine Kelinci
Setelah berhasil lakukan uji coba
beberapa kali terhadap berbagai tanaman (dengan berbagai dosis pemberian),
sehingga kita tahu persis beberapa dosis yang dibutuhkan untuk masing-masing
jenis tanaman, jangan lupa mencatat data pertumbuhannya agar kita bisa
membandingkan hasilnya. Untuk uji coba ini bisa diskusi atau minta tolong pada
mahasiswa pertanian atau siswa SMT Pertanian. Bila data telah lengkap mulai
mendesain kemasan, kalau bisa cantumkan komposisi hasil uji coba laboratorium
(bisa dilakukan di Fakultas Pertanian atau Balai Pengkajian Teknologi
Pertanian).
Setelah itu meski sederhana
buatlah brosur dan kartu nama, promosikan door to door atau numpang titip di
stand pameran. Catatlah setiap pengalaman tentang keberhasilan konsumen anda
untuk dibuat menjadi “kesaksian konsumen” kalau bisa lengkap dengan foto dan
persetujuan bersangkutan.
sumber :
sonitarosningsih.wordpress.com





0 comments:
Post a Comment